Rabu, 17 Desember 2014

Review film In Join Van Jou

Film ke dua dari pemutaran film karya anak MMK adalah berjudul Ik Houd Van Jou, film ini menjadi pusat penonton. Betapa tidak, film yang berbeda dari film yang diputar sebelumnya dari judulnya saja penonton bertanya tanya apa arti dari judul film tersebut, film tersebut menggunakan penggabungan efek dengan cerita yang dikemas menarik.
Film yang menceritakaan tentang perebutan cinta antar dua pasukan tentara yakni Sugiyo (Rifandi Bimasakti) , Sugiyat (Resa Rizky) dan gadis desa yakni Lasmi (Luthfie Triana) mengusung gandre cinta. Film yang artinya “I Love You”  ini dikemas dalam suasana masa Belanda. Sugiyo yang harus menerima pahitnya keadaan karena wanita yang dicintainya (Lasmi) yang sudah dijodohkan dengan sahabatnya sendiri (Sugiyat). Dan saat itulah hubungan 2 sahabat tersebut menjadi retak, apa lagi Sugiyo yang memiliki sifat keras dan tidak terima dengan keadaan tersebut mencari berbagai cara untuk merebut kembali Lasmi dari Sugiyat.
Hingga akhirnya Sugiyat mati dibunuh Sugiyo , dan Sugiyo pula dibunuh dengan Lasmi. Lasmi sebenarnya menyukai Sugiyat dan Sugiyo, hingga pada akhirnya Lasmi yang hidup sendiri di masa tuanya dengan kenangan cintanya dengan Sugiyat dan Sugiyo.
Menurut saya film Ik Houd Van Jou ini bagus, baik dari permainan alur, efek darah, dan pengambilan gambarnya. Hanya saja ada beberapa hal kecil yang mengganjal dalam film tersebut, misalnya saat Sugiyat di tampar dengan pistol oleh Sugiyo yang awalnya berdarah pada mulutnya tiba tiba mulut Sugiyat langsung bersih. Namun dari pembawaan alurnya bagus, penonton dibuat bermain dengan alur yang dibuat. Penggunaan make up juga bagus, saat Lasmi tua di make up menyerupai orang tua dengan kerutan pada wajahnya membuat nilai tambah dalam fil tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar