Rabu, 24 September 2014

Menulis Adalah Hal Yang Mudah!!

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah ― (Rumah Kaca, h. 352)” quote dari Pramoedya Ananta Toer tersebut sudah mewakili pentingnya orang untuk menulis. Siapa yang bilang bahwa menulis adalah suatu kegiatan yang membosankan, kegiatan yang hanya duduk, diam dan berteman alat tulis. Menulis tidak perlu memikirkan hal yang malah mempersulit dirimu untuk menulis. Tulis apapun yang ada di pikiranmu saat itu juga, karena hal itulah dapat membantu kita untuk membuat kata dan menggabungkannya menjadi kalimat bahkan dapat dirangkai menjadi sebuah cerita yang layak dibaca oleh khal layak umum. Itulah yang dimaksud dengan Brainstorming dan membuat Mind Map. Jadi pikiran kita dibiarkan liar untuk berimajinasi dan menuangkan ke dalam kata atau kalimat.

Berikut ini adalah tahapan pembuatan Mind Map
1. Buat batasan topik yang diangkat, misalkan bahasan tetang MMB.
2. Dari topik tersebut mulailah menulis kata apa yang ada dibenak dan fikiranmu pada saat itu juga.
3. Karena dalam membuat mind map tidak memerlukan waktu yang lama, batasi waktunya maksimal 3 menit.
4. Setelah menulis kata, pilih tiga kata yang paling mendekati dengan pencitraan MMB
5. Pada masing- masing kata yang sudah disebutkan, buat tiga kata dari kata yang sudah kita buat sebelumnya. Lakukan percabangan tiga kali tersebut hingga menemukan kata terpanjang.
6. Hal yang terpanjang tersebut akan menjadi hal yang paling anda pikirkan/ alami pada saat itu juga.
7. Dari kata terpanjang angkat menjadi bentuk kalimat  atau paragraf.
 Berikut hasil Mind Map yang saya buat:
MMB | Lulus | TV | Kerja | Metro | Jurnalis | Interaksi | Menulis



Dan 3 paragraf dari mind map terpanjang adalah:

Sebuah prodi baru di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yakni prodi Multimedia Broadcasting atau sering disebut MMB adalah prodi yang berbeda dari prodi lain di PENS sendiri. Prodi MMB lebih mengutamakan kreatifitas mahasiswanya meskipun tetap dibekali ilmu engineering. MMB membekali mahasiswanya dengan teknik broadcasting dan diimbangi engineering. Awalnya saya memang belum memiliki pandangan jika saya kuliah di MMB apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Yang saya miliki saat itu adalah menulis!

Tetapi dari keterbatasan saya tentang kemahiran yang saya miliki justru saya merasa ada yang berbeda dengan pribadi saya. Saya berharap selepas saya lulus dari MMB saya dapat bekerja di sebuah stasiun TV swasta di Indonesia yakni Metro TV. Bukan karena apa, saya merasa Metro TV merupakan stasiun TV yang nilai jurnalistiknya diunggulkan. Karena hobby saya adalah menulis dan saya ingin memperdalam dan menggali apa yang ada pada diri saya khususnya mengenai menulis.

Karena menurut saya seorang jurnalist memiliki tantangan tersendiri dalam mendapatkan sebuah informasi. Kita harus dituntut untuk sigap dan mengenali benar berita yang ingin kita angkat. Oleh karena itu seorang jurnalist diharuskan untuk gemar dan membiasakan dengan menulis. Bukan hanya sekedar menulis suatu kejadian menjadi sebuah berita tetapi kita juga dituntut untuk berinteraksi dengan objek yang kita angkat sebagai topik bahasan .

Demikian , sedikit bagaimana agar menulis lebih terasa mudah. semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar